optional

Wednesday, 27 May 2020

Perlu Tidak Ngulen Roti hingga Windowpane?

Windowpane
WINDOWPANE 

Dalam membuat roti, sering kita mendengar atau membaca resep LAKUKAN WINDOWPANE TEST. 

Apa itu windowpane test? WP test adalah sebuah langkah yang biasa digunakan para baker untuk melihat ulenan roti mereka sudah mencapai tahap elastis atau belum. Dengan cara mengambil sedikit bagian, sekitar sebesar pentol baso, lalu pelan2 dilebarkan secara melingkar, sehingga terlihat adonan tipis, transparan dan elastis / tidak robek, mirip seperti membran. Bila sudah mencapai tahap seperti ini, ngulen adonan boleh dihentikan.

Para senior baker artisan, karena setiap hari membuat roti, melihat windowpane dari tampakan permukaan adonan roti yang terlihat halus dan mengkilat.

Banyak sekali yang mempengaruhi adonan menjadi WP. Komposisi dan kualitas bahan mempengaruhi tercapai tidaknya WP.


Apa fungsi ngulen hingga mencapai WP?

Agar roti yang dihasilkan kokoh tapi lunak, bila digigit memberi efek langsung putus, tidak lengket digigi, membuat tekstur panjang2,  dan lebih awet tentunya. WP bisa dicapai dengan cara ngulen mesin ataupun ngulen tangan / manual.

Saya membuat roti tidak mencapai WP, mengembang dan empuk2 aja, bisa dimakan ?

Nah ini salah satu pernyataan yang sering muncul di IG saya. Ya iya dong, semua roti yang menggunakan ragi baik ragi instan ataupun ragi natural, pasti akan mengembang. Kalau masalah empuk, apa sudah pernah membuat roti hingga adonannya mencapai WP?  Coba buat deh, setelah itu baru dapat membedakan roti dengan WP atau tidak.

Resep2 dari luar negeri yang saya ikuti tidak pernah menyatakan tentang WP, dan hasilnya ok.

Ngulen roti hingga WP atau tidak adalah terserah si baker tsb. Mau hasil akhir seperti apa juga terserah baker tsb.  Kalau saya WP adalah MUTLAK / KUDU. Kalau ada teman yang berpendapat demikian, tidak apa2, sah sah aja, hanya saya sarankan ulenlah hingga WP. Bila sudah pernah merasakan roti hingga WP, setelah itu terserah, pilihan ada di tangan teman2 semua. Woke .. *TiNG !

 


No comments:

Post a comment